JAKARTA — Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus berkomitmen mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten dan siap kerja di sektor reforma agraria. Salah satu langkah strategis yang digaungkan adalah melalui optimalisasi lembaga pendidikan kedinasan mereka, yakni Politeknik Agraria STPN (Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional).
Melalui unggahan resmi di media sosialnya, Kementerian ATR/BPN mengajak masyarakat, khususnya generasi muda atau #SobATRBPN, untuk mengenal lebih dekat institusi pendidikan yang secara khusus fokus pada bidang pertanahan dan tata ruang ini.
”Politeknik Agraria STPN merupakan lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian ATR/BPN yang bertujuan untuk membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dalam bidang pertanahan dan tata ruang,” tulis akun resmi Kementerian ATR/BPN.
Fokus pada Transformasi Pendidikan
Sebagai institusi yang telah lama melahirkan pakar dan praktisi pertanahan di Indonesia, STPN kini tengah melakukan berbagai langkah transformasi menjadi Politeknik Agraria. Langkah ini diambil untuk menyesuaikan kurikulum pendidikan dengan perkembangan teknologi digital, pemetaan modern, serta kebutuhan tata ruang masa kini.
Untuk mengupas tuntas babak baru institusi ini, Kementerian ATR/BPN merilis cuplikan pembahasan mendalam mengenai arah transformasi tersebut melalui platform audio-visual mereka.
Bagi masyarakat yang penasaran dengan program studi, jalur pendaftaran, hingga prospek karier lulusan Politeknik Agraria STPN, Kementerian ATR/BPN menyarankan untuk menyaksikan tayangan lengkapnya melalui podcast di kanal YouTube resmi Kementerian ATR/BPN.**

Opini Anda