

POSO– Turnamen Domino Piala Kapolres Poso II resmi bergulir dengan tensi tinggi sejak dibuka pada Rabu (24/06/2026). Di antara sengitnya persaingan, sorotan tertuju pada perwakilan Gardu Warkop Kembar, khususnya pasangan Om Uche (Arief Muin) dan Hi Asso, yang berlangsung dramatis pada malam hari.
Bertanding di bawah lampu sorot halaman Markas Komando (Mako) Polres Poso, pasangan Om Uche dan Hi Asso menunjukkan mental juara. Menghadapi lawan-lawan tanggu, pasangan ini tampil sangat optimis dan penuh konsentrasi guna mengamankan tiket ke babak berikutnya.
Menanti keberhasilan Om Uche dan Hi Asso melaju hingga putarn berikutnya, Gardu Warkop Kembar dikenal sebagai salah satu komunitas pencinta domino terbesar yang menjadi penantang berat dalam turnamen ini.
Tidak tanggung-tanggung, mereka menurunkan delegasi dengan kekuatan penuh sebanyak 60 pemain demi membawa pulang trofi bergengsi ke markas mereka. Antusiasme luar biasa ini membuktikan bahwa Gardu Warkop Kembar sangat serius dalam menatap kompetisi tahun ini.
Sebelumnya, acara ini dibuka secara resmi oleh Kapolres Poso, AKBP Alowisius Londar, S.I.K. Dalam sambutannya, Kapolres menekankan bahwa esensi dari turnamen ini bukan sekadar mencari siapa yang menang atau kalah.
“Turnamen ini membawa filosofi kemitraan yang mendalam antara Polri dan masyarakat,” ujar AKBP Alowisius Londar, yang juga menjabarkan akronim “Domino” sebagai representasi dari visi kedekatan kepolisian dengan warga.
Dengan sisa waktu kompetisi hingga tanggal 26 Juni mendatang, perjuangan pasangan Om Uche dan Hi Asso bersama delegasi Gardu Warkop Kembar lainnya dipastikan akan semakin menarik untuk dikawal. Apakah optimisme mereka malam ini mampu berbuah podium juara? Kita tunggu hasil akhir di Mako Polres Poso. SON

Opini Anda