MAKASSAR – Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menjadwalkan peninjauan langsung ke Kantor Sekretariat PGRI Provinsi Sulsel yang terletak di Jalan Amanagappa Nomor 34, Makassar. Langkah ini diambil menyusul kondisi fisik bangunan organisasi profesi guru tersebut yang dinilai sudah memprihatinkan dan mendesak untuk direnovasi.
Rencana kunjungan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Hj. Andi Tenri Indah, SE, MM, usai dirinya dikukuhkan sebagai Ibunda Guru PGRI Kabupaten Gowa di Hotel Golden Tulip Makassar, Sabtu (20/6/2026).
Andi Tenri Indah menegaskan bahwa PGRI memiliki peran sejarah yang besar sebagai organisasi profesi guru tertua di Indonesia. Oleh karena itu, keberadaan kantor sekretariat yang layak dinilai sangat penting untuk mendukung stabilitas dan aktivitas organisasi.
”Kami akan melakukan peninjauan untuk melihat langsung kondisi fisik bangunan Sekretariat PGRI Sulsel. Jika memang kondisinya sudah membutuhkan renovasi, tentu perlu mendapat perhatian,” ujar Andi Tenri Indah.
Ketua Partai Gerindra Kabupaten Gowa itu menambahkan, pihaknya juga akan segera melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel agar perbaikan fasilitas ini bisa menjadi perhatian bersama pemerintah daerah.
Sementara itu, Sekretaris Umum PGRI Sulsel, Dr. Abdi, M.Pd, menyambut baik respons cepat dan rencana peninjauan dari Komisi E DPRD Sulsel. Ia menyebut dukungan legislatif ini menjadi harapan baru bagi pembenahan fasilitas organisasi.
”Sekretariat ini adalah rumah besar bagi guru-guru di Sulawesi Selatan. Tempat ini menjadi pusat aktivitas mulai dari rapat pengurus, koordinasi program, pelayanan anggota, hingga persiapan agenda pendidikan. Kami tentu berharap ada perhatian dari pemerintah dan DPRD Sulsel untuk membantu renovasi bangunan,” tutur Dr. Abdi.
Sebagai informasi, dalam acara tersebut Andi Tenri Indah resmi dikukuhkan sebagai Ibunda Guru PGRI Kabupaten Gowa oleh Ketua PGRI Gowa, Drs. Sappe Mangiriang, MM.
Momentum ini mencetak sejarah baru karena menjadi pengukuhan Ibunda Guru PGRI pertama di Sulawesi Selatan. Kehadiran legislator Sulsel ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara PGRI, pemerintah, dan DPRD dalam mengawal serta memperjuangkan aspirasi para pahlawan tanpa tanda jasa di Sulsel.**

Opini Anda