

POSO- Momentum krusial bagi kebangkitan Partai Golkar di “Bumi Sintuwu Maroso” resmi diletakkan. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Poso menggelar agenda politik strategis Musyawarah Kecamatan (Muscam) XI untuk wilayah vital Dapil III Lore Bersaudara. Setelah maraton di beberapa kecamatan sebelumnya, kini giliran Kecamatan Lore Selatan dan Lore Barat yang menjadi pusat konsolidasi besar, bertempat di Desa Bada pada Kamis, 18 Juni 2026.
Kegiatan ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan pijakan taktis yang dirancang presisi untuk memetakan kemenangan Partai Golkar pada Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang. Keadiran kepengurusan inti DPD II Partai Golkar Poso secara lengkap menegaskan urgensi acara ini. Hadir langsung mengawal jalannya Muscam: Sekretaris Saher T. Sampeali, SE, dan Bendahara Herlina Lawodi, ST.
Bobot politik acara ini semakin tinggi dengan hadirnya perwakilan resmi DPD I Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tengah. Pengawalan langsung dilakukan oleh Wakil Ketua Pemenangan Pemilu Wilayah Poso & Touna, Johanis Tumiwa, didampingi Wakil Sekretaris Pemenangan Pemilu Wilayah Poso & Touna, Rafly Maramis. Sinergi lintas tingkatan ini menunjukkan keseriusan Golkar dalam mengonsolidasikan seluruh lini kekuatan.
Dalam sambutan politiknya yang berapi-api dan penuh optimisme, Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Poso, Darmawan Lyanto, S.AP, menegaskan bahwa Muscam XI ini adalah pijakan awal yang sangat vital bagi seluruh elemen kader. Ia membedah tantangan internal dan eksternal, menekankan perlunya transformasi partai yang terencana, sistematis, dan efektif untuk mengembalikan kejayaan Partai Berlogo Pohon Beringin di Kabupaten Poso.
“Demi memperkuat organisasi dan mempererat persatuan kader, kita harus menyusun langkah strategis untuk menyambut Pileg dan Pilkada yang akan datang. Kita memerlukan pembenahan menyeluruh, baik dalam perspektif konsolidasi, penataan kelembagaan, hingga pembenahan keanggotaan,” tegas Darmawan Lyanto di hadapan ratusan fungsionaris dan simpatisan yang memadati lokasi acara.
Darmawan menjelaskan bahwa semua langkah ini berorientasi pada perwujudan kinerja organisasi partai yang efektif, dinamis, dan mumpuni untuk mencapai satu tujuan utama: Menang Pileg dan Pilkada.
Dengan bersikap terbuka dan transparan, ia mengevaluasi capaian Pemilu Legislatif 2024 kemarin, di mana Golkar mengamankan 4 kursi di DPRD Kabupaten Poso. Perolehan tersebut dinilainya masih memerlukan peningkatan signifikan, terutama di wilayah Pamona Bersaudara (Dapil II). Menjawab tantangan tersebut di hadapan kader Lore (Dapil III), Darmawan tidak hanya memberikan orasi, tetapi memberikan solusi konkrit dan target politik baru yang wajib dicapai oleh seluruh fungsionaris kecamatan dan desa. Ia menginstruksikan seluruh mesin partai untuk bergerak aktif, menyentuh akar rumput, dan melipatgandakan perolehan kursi legislatif.
“Pada forum Musyawarah Kecamatan ini, saya memberikan target sekaligus solusi konkrit, khususnya untuk Dapil III ini. Jawabannya adalah Dapil III harus mampu meraih 2 kursi pada Pileg yang akan datang serta memenangkan Pilkada. Apakah Bapak dan Ibu sanggup?” seru Darmawan dengan nada tegas.
Pekikan kesiapan secara serentak dari para peserta Muscam bergema, menunjukkan tekad kuat dan kesatuan visi seluruh kader untuk mewujudkan target ambisius tersebut.
Di samping urusan elektoral dan target target kursi, Darmawan juga menekankan pentingnya moralitas dan etika berpartai. Ia mengimbau seluruh kader untuk menjaga keharmonisan internal, memperluas jaringan sosial di masyarakat, dan terus menghadirkan kerja nyata. Perbedaan pandangan politik dinilainya sebagai hal yang wajar dalam alam demokrasi, namun solidaritas sesama kader harus tetap diletakkan di atas segala-galanya.
“Kita berbeda warna tapi satu tujuan. Jangan ada sekat di antara kita. Mari tunjukkan kerja nyata di tengah rakyat, buktikan Golkar ada dan bekerja untuk mereka,” pungkasnya, menutup sambutan politik yang membakar semangat tersebut. SON

Opini Anda