POSO– Pemerintah Kabupaten Poso kembali melanjutkan rangkaian Safari Natal Tahun 2025. Pada Sabtu, 13 Desember 2025, kegiatan ini dilaksanakan di dua titik pelayanan, yakni GKST Imanuel Desa Taripa yang melibatkan jemaat Kecamatan Pamona Selatan, Pamona Tenggara, dan Pamona Timur, serta dilanjutkan di GKST Syalom Desa Sangira yang melibatkan Kecamatan Pamona Puselemba, Pamona Utara dan Pamona Barat
Kegiatan Safari Natal dipimpin langsung oleh Bupati Poso dr. Verna G.M. Inkiriwang, bersama jajaran Forkopimda dan pimpinan perangkat daerah. Hadir mendampingi antara lain Kapolres Poso, Dandim 1307/Poso, Ketua DPRD Kabupaten Poso, Sekretaris Daerah Kabupaten Poso, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Roy Kaloh, serta para Kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Poso.
Dalam suasana ibadah yang penuh kebersamaan, Bupati Verna mengajak seluruh jemaat untuk memaknai Natal secara lebih mendalam dengan menghidupi tema Natal tahun ini, “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24).
Menurutnya, keluarga saat ini menghadapi berbagai tantangan serius, baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun moral. Oleh karena itu, Natal menjadi momentum penting untuk kembali memperkuat peran keluarga sebagai tempat utama penanaman nilai kasih, iman, dan karakter.
“Keluarga adalah pondasi utama masyarakat. Jika keluarga kuat, maka daerah juga akan kuat. Natal mengingatkan kita bahwa Allah hadir untuk memulihkan dan menguatkan keluarga-keluarga kita,” ungkap Bupati.
Lebih lanjut, Bupati Verna menegaskan bahwa nilai-nilai kekeluargaan dan spiritualitas sejalan dengan arah pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Poso Tahun 2025–2029, dengan visi Kabupaten Poso Makin Maju, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan.
Pemerintah daerah, kata Bupati, terus mendorong pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, penguatan tata kelola pemerintahan, serta pembangunan sosial yang inklusif dan berwawasan lingkungan.
Dalam Safari Natal tersebut, Bupati Verna juga menyampaikan tiga ajakan moral kepada seluruh jemaat dan masyarakat:
Menempatkan Tuhan sebagai pusat kehidupan keluarga, sehingga kasih, pengampunan, dan kerendahan hati menjadi nilai yang hidup dalam rumah tangga.
Menjadikan keluarga sebagai benteng perlindungan, terutama dari ancaman kekerasan, narkoba, pergaulan bebas, serta pengaruh negatif media digital.
Mewujudkan keluarga pembawa damai, yang menebarkan kasih dan persaudaraan di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.
Safari Natal berlangsung dengan penuh sukacita dan kehangatan, sekaligus menjadi simbol kuatnya sinergi antara pemerintah, gereja, dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Poso yang damai, rukun, dan sejahtera.**

Opini Anda