MORUT– Warga Desa Taronggo, Kecamatan Bungku Utara, Kabupaten Morowali Utara, memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menggelar berbagai lomba antar dusun. Kegiatan ini dimulai pada Minggu, 10 Agustus 2025, di lapangan sepak bola Desa Taronggo.
Acara yang digelar selama lima hari, hingga Kamis mendatang, diikuti antusias oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Panitia membagi perlombaan ke dalam beberapa kategori, meliputi olahraga dewasa, permainan anak-anak, serta lomba khusus kelompok PKK.
Untuk kategori olahraga dewasa, perlombaan yang diadakan meliputi sepak bola mini, voli mini, dan takraw putra. Pertandingan ini menjadi ajang unjuk keterampilan sekaligus sarana mempererat persaudaraan antar warga.
Kategori anak-anak juga tidak kalah meriah dengan sejumlah permainan tradisional seperti tarik tambang, lari karung, dan lomba memasukkan paku ke dalam botol. Suasana riuh penuh tawa menjadi pemandangan sehari-hari selama lomba berlangsung.
Sementara itu, kelompok PKK berpartisipasi dalam empat jenis lomba yang dirancang untuk menguji kekompakan dan kreativitas. Lomba-lomba tersebut antara lain masak non-beras, sarung berantai, pecahkan balon, serta pesan berantai.
Kegiatan panjat pinang menjadi salah satu atraksi yang paling ditunggu-tunggu. Perlombaan ini diikuti oleh peserta dari kalangan dewasa maupun anak-anak, menghadirkan tantangan sekaligus hiburan bagi penonton yang memadati lokasi.


Kepala Desa Taronggo, Pamang Andi Baso dalam keterangannya, menyebutkan bahwa selain untuk memeriahkan hari kemerdekaan, beberapa lomba olahraga yang digelar juga bertujuan sebagai ajang seleksi pemain untuk persiapan Pekan Olahraga Desa (Pordes) mendatang.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi sarana mencari bakat-bakat baru di bidang olahraga. “Kami ingin menemukan potensi pemain yang bisa dibina lebih lanjut untuk mewakili desa di ajang yang lebih tinggi,” ujarnya.
Antusiasme warga terlihat dari tingginya jumlah peserta dan dukungan penonton yang memadati arena lomba setiap harinya. Semangat gotong royong juga terasa dalam persiapan perlengkapan dan dekorasi area kegiatan.
Panitia berharap kegiatan tahunan ini dapat terus dilaksanakan di tahun-tahun berikutnya sebagai tradisi yang mempererat persatuan warga, menumbuhkan rasa nasionalisme, serta melestarikan permainan tradisional.
Perayaan kemerdekaan di Desa Taronggo tahun ini menjadi bukti nyata bahwa semangat persatuan dan kebersamaan tetap terjaga. Melalui berbagai perlombaan, warga tidak hanya merayakan kemerdekaan, tetapi juga mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat sportifitas di tengah masyarakat. JEM

Opini Anda