Ekonomi

Tidak Penuhi Modal Inti Rp. 3 Triliun, Bank Sulteng Terancam Turun Status Jadi BPR

𝗣𝗢𝗦𝗢𝗟𝗜𝗡𝗘.𝗖𝗢𝗠- PT. Bank Sulteng terancam turun status menjadi Bank Pengkreditan Rakyat (BPR) jika tidak memenuhi modal Inti Rp. 3 Triliun sampai 2024 mendatang.

Berdasarkan catatan, PT. Bank Sulteng sampai saat ini baru memiliki modal inti senilai Rp.1,2 Triliun atau elisih Rp.1,8 Triliun dari jumlah Rp. 3 Triliun.

“Sampai tahun 2022, modal inti Bank Sulteng baru mencapai Rp.1,2 Triliun. Semoga di akhir tahun 2024 bisa mencapai Rp. 3 Triliun. Kalau tidak bisa memenuhi modal inti, Bank Sulteng bisa turun status menjadi Bank Perkreditan Rakyat,” ungkap Triyono kepada wartawan di Palu, Selasa (09/08-22).

Menurutnya, turun status, nanti akan rumit karena bank daerah tidak bisa melakukan pembayaran gaji pegawai dan tidak bisa melakukan transfer antar bank. Banyak ruginya, bank menjadi terbatas ruang geraknya.

Dilansir dari media alkhairaat, Komisaris Utama PT. Bank Sulteng, Hidayat Lamakarate, mengaku, pihaknya sudah menerima regulasi atau surat dari OJK.

Menurutnya, pihaknya tengah menyusun konsep yang akan disampaikan kepada Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura selaku pemegang saham dan kepada pemegang saham lainnya, dalam hal ini bupati dan wali kota.

“Selaku komisaris, bukan berarti saya tidak melakukan apa-apa terhadap kemajuan Bank Sulteng ke depan. Saya bersama direksi lainnya betul-betul menguras pikiran guna membantu dan carikan solusi dan opsi agar modal inti Rp.3 triliun dapat terpenuhi sesuai jangka waktu yang telah ditentukan oleh OJK,” jelas Hidayat.

Menurutnya, bukan hanya para gubernur dan bupati/wali kota, tetapi Mega Coparate selaku salah satu pemegang saham PT. Bank Sulteng juga sudah berkomitmen untuk tidak menarik deviden dan akan menyuntik setoran modal.

“Asalkan memiliki komitmen bersama, kami optimis modal inti dapat dipenuhi oleh Bank Sulteng,” tandasnya.**

Berita Lainnya   Bupati Verna Ikuti Virtual Rakornas Wasin 2021 bersama Jokowi

(foto FB. Bank Sulteng).

Opini Anda

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
error: Content is protected !!
Close