Sosial Budaya

Dialog Publik Pemkab Poso Bersama IPMA Soal Kehadiran PLTA Sulewana

𝗣𝗢𝗦𝗢𝗟𝗜𝗡𝗘.𝗖𝗢𝗠- Wakil Bupati (Wabup) Poso, Yasin Mangun mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Poso telah melakukan upaya penyelesaian masalah antara masyarakat terdampak dan Perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang berada Sulewana.

Kehadiran PT. Poso Energy (PE) tersebut disampaikan Wakil Bupati Poso Yasin Mangun dalam Dialog Publik yang diselenggarakan Ikatan Pemuda Mahasiswa Poso (IPMA-POSO).

Dialog publik yang bertemakan ‘PLTA Poso untuk Kesejahteraan atau Kesengsaraan’, bertempat di Aula Gedung Pendidikan dan Pengajaran, Jl. Setia Budi, Kota Palu, Kamis (11/08-22).

“Antara masyarakat terdampak dan PLTA, telah kami lakukan upaya penyelesaian dan evaluasi bersama,” jelas Wakil Bupati Yasin Mangun.

Menurut Yasin Mangun evaluasi juga dilakukan terhadap investasi Poso energi bertujuan untuk membantu masyarakat setempat.

“Kesimpulannya adalah rangkaian atas masalah tersebut telah selesai dan 100 persen sudah di ganti rugi dan untuk langkah kedepannya kita harus saling bersinergi,” ungkapnya.

Perwakilan PLTA Poso, Irma juga menyampaikan kehadiran PLTA Poso merupakan ketenagaan listrik untuk mendukung PLN dalam penyediaan pasokan listrik.

“Keberadaan PLTA yang dilakukan hasil dukungan dari para investor untuk membangun perusahaan listrik,” ujarnya.

Oleh karena itu, menurutnya air sebagai nyawa PLTA Poso untuk membangun energi listrik yang berada di Sulawesi Tengah, sehingga air sebagai pemangfaatan aspek keberadaan PLTA Poso, sekitar 90 atau 95 persen air Danau di pinjam untuk ketenangan listrik PLTA.

“Prinsip pola operasi aman, optimal, dan rif merupakan komitmen yang kita buat,” jelasnya.

Selain itu, terwakilan masyarakat terdampak, Albert Liwulanga juga menyampaikan pihak PLTA dan masyarakat telah melakukan penyelesaian terkait masalah yang ada.

Karena menurutnya, informasi adanya telah diakomodir oleh PLTA Poso Energy dan kemudian adanya konflik berkepanjangan merupakan informasi yang masih di konsumsi oleh publik.

Berita Lainnya   Jadikan Danau Poso Sebagai Warisan Geologi Dan Geopark Indonesia

“Dan kemudian Pemerintah harusnya memberikan informasi kepada publik agar tidak ada kesalahpahaman,” terang Albert.

Albert juga menyampaikan bahwa perusahaan listrik tersebut akan membangun rumah adat.

Pada kesempatan itu, Aktivis Lingkungan Stevandi mengungkapkan pengerukan dilakukan setelah perjanjian antara Pemkab Poso dengan pihak Poso Energy.

Menurut Stevandi, PT. Poso Energy harusnya kembali kepada perjanjian awal tujuan penataan adalah untuk meningkatkan kualitas kehidupan, kelestarian lingkungan, meminimalisir banjir, peningkatan potensi wisata yang bermanfaat bagi pemerintah, komunitas setempat, maupun masyarakat umum secara efektif dan efisien. MS/PL

Opini Anda

Tags

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
error: Content is protected !!
Close