Poso Membangun

PT. Napu Valley Lirik Poso untuk Berinvestasi, Sasar Daerah Napu

PALU, POSOLINE.COM – PT. Napu Valley Reserve melirik Kabupaten Poso untuk berinvestasi terutama di dataran  Napu Lore Utara. Keseriusan ini ditandai  diakukan rapat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam rapat koordinasi itu melibatkan Gubernur Sulteng, Rusdi Mastura bersama Wakil Bupati Poso M. Yasin Mangun, Asisten 2 Setda Provinsi Sulawesi Tengah Rudi Dewanto, Tenaga Ahli Rony.

Juga para pimpinan OPD terkait seperti Kadis Penanaman Modal PTSP, Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura, Kadis Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah, Kanwil Pertanahan dan pimpinan Perusda Sulteng, dilaksanakan di Ruang Polibu Kantor Gubernur Sulteng, Senin (17/01-22).

Direktur PT. Napu Valley Reserve dalam paparannya ingin mengembangkan tanaman singkong untuk bahan baku industry, baik untuk keperluan pemasaran dalam negeri maupun kebutuhan eksport dalam bentuk produk turunan dari tapioka seperti bio ethanol sehingga dibutuhkan penyiapan lahan minimal 8000 hektar.

Menurutnya lagi, kebutuhan bio ethanol di Indonesia sebagian masih diimpor dari luar negeri tiap tahun satu juta ton sedangkan pangsa pasar ekspor ke Cina sangat besar rata-rata puluhan juta ton pertahunnya.

Dari pengalaman perusahaan ini mengembangkan tanaman singkong di daerah Lampung dan Jawa Timur hasil produktivitas singkong rata-rata hanya 20 ton per hektar, sehingga perusahaan ini membutuhkan lahan yang sangat luas untuk dapat memenuhi kebutuhan bahan baku industri asal singkong.

Sementara,Gubernur Rusdi Mastura menyampaikan garis besar program kerja antara lain untuk menarik investasi dengan mendapatkan investor seperti para calon Investor yang sekarang hadir di tempat ini.

“Saya minta semua pihak dapat mendukung dan memberikan kemudahan untuk mereka berinvestasi, terutama ketersediaan lahan dan perizinan,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Poso Yasin Mangun menyampaikan kondisi lahan dikawasan Tampo Lore, bahwa lahan eks HGU PT. Sandabi saat ini masih dalam proses pengembalian kepada negara meskipun izin HGU tersebut sudah berakhir pada tahun lalu.

Berita Lainnya   Dibuka 2 Hari Pendaftaran Tenaga Enumerator PL-KUMKM 2022 Poso

“Kita masih menunggu dua tahapan untuk memastikan bahwa PT Sandabi memperpanjang kontraknya atau tidak sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” jelas Yasin.

Wabup juga paparkan potensi lainya yang sesuai Visi dan Misi Pemerintah Daerah Kabupaten Poso bahwa kawasan Napu menjadi kawasan pertanian khusus yang berwawasan lingkungan dan berbasis pangan. (RUS)

Opini Anda

Selengkapnya

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!
Close