Poso Membangun

Berkat Program KOTAKU, Luasan Pemukiman Kumuh di Poso Menurun

Wabup Yasin : Mendatang, Target Nol Persen

POSOLINE.COM- Wakil Bupati Poso M. Yasin Mangun menghadiri acara serah terima Hasil Kegiatan Bantuan Pemerintah Untuk Masyarakat (BPM) Program KotaKU Tahun 2021. Serah terima ditandai dengan pengguntingan pita Pekerjaan Taman Muara Poso, di Kelurahan Kayamanya, Jumat (14/01-22).

Dalam sambutan Bupati Poso mengatakan, Pemerintah Daerah sebagai Nahkoda yang memegang kunci dalam mengarahkan dan mensinergikan bentuk kolaborasi antar pihak untuk pencegahan dan peningkatan kualitas pemukiman kumuh.

Pengguntingan pita Taman Muara Poso oleh Wakil Bupati Poso Yasin Mangun. (foto: SON)

Ternyata program pemerintah ini sangat membantu, tercatat Kabupaten Poso luas permukiman kumuh pada SK Bupati Tahun 2020 kurang lebih 85 Hektar.

“Setelah dilakukan intervensi dari berbagai sumber dana, seperti Bantuan Dana Investasi Program KotaKu, Dana Alokasi Khusus dan APBN 2021, ada penurunan luasan pemukiman kumuh pada tahun 2021, menurun dari 85,17 Hektar menjadi 60,12 Hektar,” jelas Wakil Bupati, membacakan sambutan Bupati Poso.

Dari data tersebut terjadi pengurangan 25, 05 hektar luasan kumuh di Kabupaten Poso. Kata Yasin ke depan Kabupaten Poso pada periode 2021 sampai 2026, pemerintah menargetkan luasan permukiman kumuh sudah 0 persen.

Sementara Ketua Koordinator BPM Mitra Mandiri Kelurahan Kayamanya Ampai Kaisanan menjelaskan program Kotaku ini tidak terlepas dari adanya dukungan dari warga masyarakat.

“Bersama warga sehingga pembangunan infrastruktur dasar seperti drainase, jalan lingkungan, septik tank kumunal dan taman di Kelurahan Kayamanya ini, bisa terwujud dengan memanfaatkan anggaran sebesar 1 miliyar rupiah,” ucap Ampai.

Sebagai pelaksana KSM Berdikari atau Kelompok Swadaya Masyarakat yang diketuai oleh Abdul Rahmat mengatakan terlaksananya program ini sangat membantu masyarakat, menciptakan lingkungan yang bersih dan indah dipandang mata.

Program KotaKu yang dicetuskan oleh pemerintah pusat sejak 2017, kata Rahmat dampaknya sangat luar biasa. “Saya mengharapkan ke depan program ini bisa berlanjut,” sebutnya. SON

Opini Anda

Berita Lainnya   Bupati Poso Sebut Ini Untuk Pertahankan WTP
Tags
Selengkapnya

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!
Close