Kesehatan

Tembus 1000, Anleg Nilai Pemkab Poso Gagal Tangani COVID-19

Ket foto : Ma’mur Lapido, anggota DPRD Kabupaten Poso Dapil IV sedang memberikan bantuan ditengah menjalani Pandemi COVID-19.

POSOLINE.COM- Laju perkembangan kasus COVID-19 di Kabupaten poso yang begitu cepat, mendorong salah seorang wakil rakyat di DPRD Kabupaten Poso akhirnya angkat bicara.

Seperti yang disampaikan politisi muda asal Partai Golkar Kabupaten Poso, Ma’mur Lapido, kepada sejumlah awak media antara lain menyatakan keprihatinan yang mendalam dengan lonjakan kasus COVID- 19 di wilayah Poso telah terkonfirmasi positif melewati angka 1000 kasus.

“Jujur saja, sebagai perwakilan masyarakat, saya menilai Pemkab Poso dan Satgas gagal dalam menangani perkembangan kasus COVID-19 di Kabupaten Poso,” ungkapnya

Ditambahkan Ma’mur, bukti lain kegagalan Pemerintah Kabupaten dalam menangani pamdemi ini, kian hari ada peningkatan dimasyarakat yang terus bertambah dalam hal terpapar kasus COVID-19 ditambah jumlah kematian yang terus meningkat.

Menyikapi dinamika yang ada kata Ma’mur, dirinya berharap agar pihak Pemkab dan Satgas kabupaten Poso, bersikap tegas dan konsisten dalam menerapkan aturan penanganan COVID-19 ini.

Lebih jauh yang tidak kalah pentingnya kata Ma’mur, terkait hak hak insentif para tenaga kesehatan yang tergabung dalam tim Satgas COVID-19 untuk segera di bayarkan.

“Kami didatangi para petugas kesehatan yang tergabung dalam satgas covid 19, dimana mereka mengeluhkan insentifnya yang belum terbayarkan. Padahal mereka ini adalah garda terdepan dalam berbagai penanganan kasus COVID- 19 di kabupaten Poso,” pungkasnya.

Sebagai perwakilan masyarakat mari kita bersama-sama untuk memberikan kontribusi meringankan beban masyarakat di masa dalam menjalani situasi pandemi seperti ini. SYM

Opini Anda

Berita Lainnya   Percepatan Vaksinasi, Satgas Madago Raya Masuk Dusun Tamanjeka
Selengkapnya

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!
Close