Polhukam

Kakek dari Pamona Barat, Cabuli Cucu Tiri Hingga Hamil

POSOLINE.COM- Kepolisian Resor (Polres ) Poso mengamankan pelaku Kekek (Ngkai ) Yk (49) dari Kecamatan Pamona Barat, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah atas kasus dugaan menghamili anak dibawah umur sebut saja Bunga (nama samaran) tak lain adalah cucu tiri dari pelaku.

Dalam keterangan pers, Kapolres Poso AKBP. Rentrix Ryaldi Yusuf, S.I.K mengatakan, pelaku Yk menyetubuhi bunga kurang lebih 7 kali hingga hamil. Saat itu bunga masih duduk kelas 3 SD 2015 sampai dengan kejadian terakhir kelas 3 SMP 2021

Kronologi dan modus operandi sebut Perwira berpangkat Dua Melati itu, berawal Ngkai Yk yang kesehariannya sebagai tukang sensor, mengajak bunga ke hutan untuk menemaninya.

“Disitulah pertama kali dibujuk rayu, sekaligus korban diberikan uang kurang lebih Rp. 50.000 agar tidak memberitahukan kepada neneknya yang merupakan istrinya. Dari kejadian itu berulang terus kurang lebih 7 kali,” jelas Kapolres Poso, AKBP. Rentrix Ryaldi, saat konferensi pers, Senin 07/06-21.

Kapolres juga merinci, terjadi 4 kali, dengan waktu dan hari yang berbeda tahun 2019 dan 2020 saat itu bunga masih duduk di Kelas I SMP. Pada bulan Januari 2019 dan Oktober 2020, dilakukan di rumah saat keadaan sepi.

Kembali lagi pelaku melakukan aksi bejadnya, Ngkai Yk mengajak bunga pergi hutan di Desa Peura, Kecamatan Pamona Puselemba. “Itu kejadian yang ke empat kali, tepatnya bulan 28 November 2020,” jelas Kapolres, berdasarkan pengakuan pelaku Yk. Sedangkan 28 Maret 2021 juga di lakukan di rumah.

Menurutnya, terungkapnya kasus tersebut, berawal kecurigaan salah seorang guru, melihat kondisi fisik yang mencurigakan, sehingga memanggil nenek (Istri Yk) untuk hadir di sekolah.

“Ada kecurigaan dari guru sekolah tempat korban sekolah yang mencurigai dengan kondisi fisik atau korban yang tidak normal yaitu dan badan perutnya sudah membesar,” ungkapnya.

Berita Lainnya   Bahas Penanganan Pelanggaran Pemilu

Tepatnya pada tanggal 03 Mei 2021 bunga bersama neneknya diundang oleh guru ke sekolah untuk dilakukan tes kehamilan dan ternyata korban positif hamil 5 bulan.

“Akhirnya korban ditanya, memberitahu bahwa yang menghamili selama ini adalah kakaknya sendiri yang berinisial Yk yang saat ini sudah kita hadirkan,” tuturnya. Selanjut kasus ini baru dilaporkan ke pihak Kepolisian Sektor Pamona Barat pada tanggal 26 Mei 2021.

Atas perbuatan Yk, pelaku di ancam pasal 81 ayat (1) dan pasal 81 ayat (2) UU No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No 23 Tahun 2002 terkait perlindungan anak, 15 Tahun penjara.

Dijelaskan juga, Bunga merupakan cucu tiri dari pelaku Yk, pelaku menikahi nenek dari bunga merupakan suami kedua sedangkan dan Kakek tiri Bunga merupakan isteri pertama dari Neneknya. SON

Opini Anda

Selengkapnya

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!
Close