Sosial Budaya

Tanpa Dikriminatif, Anak Perlu diberikan Perlindungan Yang Layak

4 Kabupaten Di Sulteng Bentuk Advokasi PATBM

POSOLINE.COM – ” Setiap anak perlu mendapat kesempatan yang seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal baik fisik, mental maupun jiwa sosialnya,” kata Darmin Sigilipu, dalam sambutannya, saat membuka secara resmi kegiatan advokasi pembentukan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).

Berharap agar kegiatan dilakukan upaya perlindungan dalam mewujudkan kesejahteraan anak dengan memberikan jaminan terhadap pemenuhan hak-haknya tanpa diskriminatif.

Untuk itu tegasnya, tingginya angka kekerasan pada perempuan dan anak, pemerintah pusat maupun daerah sudah menerbitkan aturan perundang-undangan terkait kebijakan perlindungan dan masalah-masalah terhadap perempuan dan anak.

Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Ancyra Poso 11 Februari 2020 itu, Bupati Darmin lebih banyak menyorot terkait subtansi soal perlindungan anak. “ Selaku pemerintah kami membutuhkan kepedulian bersama dalam membangun system pada tingkat komunitas dan keluarga untuk pengasuhan yang mendukung relasi yang aman untuk mencegah kekerasan atau peer to peer approach,” tegasnya.

Lewat adanya kegiatan ini, orang nomor satu di Kabupaten Poso berharap, dapat menguatkan dukungan pemerintah dalam pengembangan praktik perlindungan anak berbasis masyarakat.

Meskipun masing-masing praktik memiliki kelemahan, kata bupati, tetapi kekuatan dari setiap praktik di berbagai wilayah menjadi potensi yang berharga bagi pengembangan perlindungan anak yang terpadu.

Adapun gerakan perlindungan anak ini, lanjut bupati, nantinya dikelola oleh sekelompok orang yang tinggal di suatu wilayah, desa atau kelurahan.

” Kami berharap nantinya mereka-mereka yang ada di desa maupun di kelurahan itu, mampu mengenali, menelaah dan mengambil inisiatif untuk mencegah dan memecahkan permasalahan kekerasan terhadap anak yang ada di lingkungannya sendiri,” harapnya.

Giat yang digelar di Ancyra Hotel Poso itu, dihadiri kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Sulteng yang diwakili oleh Kepala Bidang PHP dan PKA DP3A Sulteng, Mirna Lahido, Fasilitaotor Daerah, Dr. Ir. Andi Fatmawati Saloko, MP, Pimpinan OPD Kabupaten Poso serta para aktivis PATBM Kabupaten Poso, Tojo Una-Una, Morowali dan Morowali Utara. Shaq

Berita Lainnya   CSR PT. Poso Energy Lepas Liar Induk Sidat di Muara Sungai Poso

Sumber : PPID posokab.

Opini Anda

Selengkapnya

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!
Close