

TOUNA– Warga Dusun Ue Kuli, Desa Ue Lamba bersama Vikaris Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST), Kabupaten Tojo Una-una (Touna), Sulawesi Tengah (Sulteng) bahu membahu mengevakuasi seorang ibu hamil menuju fasilitas layanan kesehatan terdekat.
Evakuasi terpaksa dilakukan dengan tandu sederhana karena akses transportasi di wilayah tersebut sangat terbatas.
Mengingat Dusun Ue Kuli berjarak sekitar 17 kilometer dari Desa Ue Kuli. Perjalanan hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki selama kurang lebih tujuh jam. Sementara jalur motor pun sulit dilalui karena kondisi medan yang terjal dan rusak parah.
Dalam kondisi darurat, warga membuat tandu dari kayu dan kain seadanya. Mereka bergantian memikul ibu hamil itu melewati jalur hutan dan perbukitan.
“Tidak ada jalan mobil ke sini, jadi kami harus mengangkat bersama-sama,” ucap Jonly Vikaris GKST Uelamba, Selasa 02/09-25.
Kejadian ini menyoroti masih sulitnya akses layanan kesehatan bagi masyarakat di pedalaman.
Warga berharap pemerintah dapat memperhatikan pembangunan infrastruktur jalan agar masyarakat lebih mudah mendapatkan pelayanan darurat, terutama bagi ibu hamil dan pasien dengan kondisi kritis. ERAT

Opini Anda