Poso Membangun

Sensus Penduduk Februari 2020 BPS Poso Sistem Online

POSOLINE.COM- Sensus Penduduk (SP) 2020 mendatang, tidak lagi dilakukan secara dari rumah-kerumah (door to door), untuk tahun depan akan dilakukan pendataan secara online. Karena sistem online ini untuk mengantisipasi kendala yang dihadapi ketika menggunakan sistem manual

Pendataan bertahap mulai bulan February- Maret 2020 secara online ini akan diberlakukan secara serentak di seluruh Indonesia.

“ Jadi sensus online itu, masyarakat akan mengisi database dari adminduk (kementrian kependudukan) dukcapil bagi daerah atau kabupaten. Nantinya BPS Pusat akan mengambil data diseluruh indonesia berdasarkan NIK dan KK,” jelas Kepala BPS Poso, Ir. Yaslin Hendrita Tansala, M.Si. di kantornya Senin, 01/10/2019.

Sistemnya kata Yaslin, akan diambil 20 persen rumah tangga (RT) yang ada di Kabupaten Poso. “ Dari 20 persen itu kemungkinan datanya disekitar Kecamatan Poso Kota bersaudara untuk dilaksanakan sensus online ini,” katanya.

BPS Poso memilih Kecamatan Poso Kota menurutnya, mengingat hal untuk mengantisipasi dari gangguan jaringan internet, sehingga Kecamatan Poso Kota jadi salah-satu pilihan untuk tahapan pendataan sistim online.

Untuk itu kata Yaslin, setiap anggota rumah tangga bisa mengakses dari hp android, melalui token yang diberikan dari BPS yang diakses lewat aplikasi nanti. Untuk mendapat data dari adminduk untuk pengisian data perkeluarga.

Sedangkan tahapan berikutnya Yaslin juga menjelaskan, perbaikan bagi pendataan akan dilaksanakan pada tanggal 01 Juli 2020, bagi yang tidak mengisi data lewat online, pihaknya akan melakukan wawancara langsung untuk melengkapi datanya. “Apabila ada satu anggota keluarga belum terisi datanya diminta untuk segera dilengkapi, apabila ” rinci Yaslin.

Secara keseluruan Kabupaten Poso diambil dari 20 persen untuk tahap pertama bulan February sampai Maret, selanjutnya tanggal 01 Junli nantinya akan membutuhkan tenaga lapangan masing-masing kecamatan untuk membantu pendataan.

“ Tenaga yang dibutuhkan untuk Kabupaten Poso, ancang-ancangnya 334 untuk petugas lapangan,” ungkapnya. Sedangkan untuk kordinator tim dibutuhkan 76 orang dan kordinator petugas sensus yang bertugas di masing-masing kecamatan ada 19 tenaga yang dibutuhkan. Simson Towengke

 

Opini Anda

Selengkapnya

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!