MOROWALI— PT Teknik Alum Service (PT TAS) menegaskan komitmennya terhadap pengelolaan lingkungan dengan mengambil langkah nyata dalam mengatasi dampak debu yang timbul dari aktivitas operasional di sekitar Desa Buleleng.
Perusahaan menyadari bahwa peningkatan aktivitas industri dan transportasi telah menimbulkan kekhawatiran warga terkait kualitas udara dan kenyamanan hidup sehari-hari.
Sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan, PT TAS telah menerapkan sejumlah strategi pengendalian debu yang berfokus pada perlindungan masyarakat dan pelestarian lingkungan sekitar.
Di antaranya:
*.Penyiraman Jalan Hauling Secara Intensif
Jalan yang dilalui kendaraan berat disiram secara berkala untuk menekan partikel debu yang beterbangan.
* Penggunaan Kendaraan Berpenutup
Perusahaan mendorong penggunaan truk tertutup atau berterpal saat mengangkut material guna mencegah penyebaran debu ke area pemukiman.
Selain itu, PT TAS membuka ruang dialog lingkungan yang melibatkan warga Desa Buleleng. Harapannya ini menjadi wadah aspirasi dan pengawasan bersama, sekaligus memperkuat transparansi perusahaan dalam pengelolaan dampak lingkungan.
“Kami mendengar dan memahami kekhawatiran masyarakat. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan standar operasional kami agar sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan kesejahteraan bersama,” ujar perwakilan manajemen PT TAS.
Langkah-langkah ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang PT TAS untuk menciptakan harmoni antara pertumbuhan industri dan kelestarian lingkungan di Morowali. Red
.

Opini Anda