POSO– Yayasan Khalid Bin Walid Kabupaten Poso mengonfirmasi keberangkatan tim relawan kemanusiaan menuju Pulau Sumatera. Pemberangkatan ini dijadwalkan akan berlangsung pada Senin, 22 Desember 2025, sebagai bentuk respons cepat terhadap situasi bencana yang terjadi.
Ketua Yayasan Khalid Bin Walid, Ust. Sugianto Kaimudin, menyatakan bahwa misi ini membawa personel yang memiliki keahlian teknis spesifik untuk membantu pemulihan infrastruktur vital di lokasi terdampak.
“Kami telah menyiapkan tim relawan yang akan fokus pada tiga aspek utama kebutuhan dasar di lapangan, yakni akses air bersih, kelistrikan, dan pangan,” ungkap Ust. Sugianto dalam keterangan resminya.
Adapun tim relawan yang akan berangkat meliputi:
Relawan Pengairan: Tenaga ahli untuk instalasi mesin pompa dan pembuatan sumur bor guna menjamin ketersediaan air bersih.
Relawan Kelistrikan: Tim teknis yang bertugas mengelola distribusi listrik menggunakan mesin Genset serta sistem tenaga matahari (solar panel).
Tim yang bertanggung jawab atas penyediaan logistik pangan bagi warga terdampak.
Pihak yayasan menegaskan bahwa misi ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan mereka dalam aksi kemanusiaan di Indonesia. Ust. Sugianto juga mengajak masyarakat untuk turut mendoakan keselamatan tim selama bertugas.
“Mohon doa dari semua pihak agar kami dapat melaksanakan tugas kemanusiaan ini dengan baik dan selalu dalam lindungan serta kasih sayang Allah SWT,” tutupnya.
Kontak Informasi:
Yayasan Khalid Bin Walid Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah Sumber Informasi: Ust. Sugianto Kaimudin (Ketua Yayasan)

Opini Anda