POSO– Peta kekuatan politik di Kabupaten Poso dipastikan kian solid. Pengusaha sekaligus politisi, Ali Badjeber, secara resmi menyatakan bergabung dengan Partai Gerindra. Kehadiran mantan aktivis yang dikenal vokal ini diyakini akan memberi energi baru bagi partai besutan Prabowo Subianto tersebut.
Langkah politik Ali terlihat jelas saat perayaan HUT ke-18 Partai Gerindra baru-baru ini. Mengenakan kemeja putih khas kader Gerindra, figur yang memiliki pengaruh kuat di kalangan Civitas Akademika Universitas Sintuwu Maroso (Unsimar) ini tampak akrab berfoto bersama Ketua DPC Gerindra Poso, Marten Tibe, beserta jajaran pengurus lainnya.
Kepada media ini, Ali mengonfirmasi bahwa keputusannya berlabuh ke Partai Gerindra didasari keinginan untuk memperkuat struktur dan basis partai di wilayah Poso.
“Iya, benar. Saya sudah resmi bergabung dengan Partai Gerindra. Tujuan saya jelas, ingin memperkuat partai ini menghadapi kontestasi politik ke depan, Dengan penuh keyakinan dan niat pengabdian, saya bergabung bersama Partai Gerindra sebagai energi baru untuk kekuatan baru. Politik bagi saya bukan sekadar kontestasi, tetapi ruang perjuangan untuk menghadirkan gagasan, kerja nyata, dan keberpihakan kepada masyarakat. Semoga langkah ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam meraih kemenangan politik yang bermartabat, berlandaskan persatuan, integritas, dan kepentingan rakyat.βujar Ali Badjeber, Minggu (08/02/2026).
Meski sudah menyatakan diri bergabung, Ali tetap menjunjung tinggi etika politik. Ia menegaskan sedang menuntaskan proses administrasi, termasuk pengunduran diri dari partai lamanya sesuai arahan pimpinan Gerindra Poso.
“Sesuai pembicaraan dengan Ketua DPC, Bapak Marten Tibe, saya akan segera menyerahkan surat pernyataan pengunduran diri resmi dari partai sebelumnya sebagai syarat administrasi masuk ke Gerindra,” tambahnya.
Ali enggan merinci alasan di balik keputusannya meninggalkan partai lama. Baginya, fokus utama saat ini adalah melakukan konsolidasi untuk memenangkan Gerindra pada Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang. SON

Opini Anda