POSO– Sebagian wilayah di Kabupaten Poso, Tojo Una-Una (Touna), dan Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah (Sulteng), dilanda cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang sepanjang Desember 2025.
Bencana alam ini mengakibatkan gangguan serius pada infrastruktur kelistrikan, menyebabkan pemadaman listrik di sejumlah desa dan permukiman di ketiga kabupaten tersebut.
Kerusakan pada jaringan listrik sebagian besar disebabkan oleh pohon-pohon tumbang yang menimpa dan merusak kabel serta tiang listrik, memutus pasokan daya bagi pelanggan.
Menanggapi situasi darurat ini, PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Poso segera bertindak cepat. Tim pemeliharaan dan perbaikan telah dikerahkan ke lokasi-lokasi terdampak. Para teknisi PLN bekerja keras dan berupaya maksimal untuk memperbaiki jaringan yang rusak dan memulihkan pasokan listrik secepat mungkin demi kenyamanan dan keamanan masyarakat


Dalam upaya percepatan pemulihan dan peningkatan keselamatan, PT PLN (Persero) ULP Poso mengajak pelanggan untuk berperan aktif dalam memantau kondisi lingkungan sekitar. Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan jika menemukan pohon-pohon yang berpotensi membahayakan jaringan listrik.
Laporan dapat disampaikan melalui:
Kantor PLN ULP Poso.
Call Center PLN 123.
Satria Restu Aji Wicaksono, Manajer PT PLN (Persero) ULP Poso, menegaskan pentingnya kolaborasi ini. Beliau menyatakan,
“Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan kami untuk bersama-sama berperan aktif dalam menghadapi situasi ini dengan melaporkan jika menemukan pohon-pohon yang dapat mengancam jaringan listrik di sekitar mereka. Partisipasi ini sangat membantu kami dalam meningkatkan responsifitas dalam menangani pemadaman listrik dan juga meningkatkan keselamatan bagi masyarakat.” katanya.


PT PLN (Persero) ULP Poso berkomitmen penuh untuk melakukan upaya maksimal dalam memulihkan pasokan listrik, meskipun pemadaman akibat cuaca ekstrem ini berdampak signifikan pada aktivitas sehari-hari masyarakat. **

Opini Anda