POSO – Bupati Poso, dr. Verna Inkiriwang, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memberantas segala bentuk pungutan liar (pungli) dan gratifikasi di lingkungan kerja Pemerintah Kabupaten Poso.
Hal tersebut disampaikan Bupati saat melantik lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di Baruga Torulemba, Rumah Jabatan Bupati Poso, pada Senin (12/1/2026).
“Kami tegaskan kepada saudara agar tidak melakukan hal tersebut (pungli), baik atas nama diri sendiri, atas nama OPD, apalagi mengatasnamakan pimpinan,” ujar Verna dengan nada tegas di hadapan para pejabat yang baru dilantik.
Lima Instruksi Khusus Bupati
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Verna memberikan lima instruksi strategis yang harus segera dijalankan oleh para pejabat baru guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani:
Kepemimpinan Sebagai Amanah: Pejabat diminta menjadi teladan yang adil, tegas, dan menginspirasi di tengah kompleksitas tugas.
Hapus Ego Sektoral: Verna menekankan pentingnya kerja tim (teamwork) dan koordinasi antar-OPD maupun instansi vertikal. “Jangan ada ego sektoral, bangun kolaborasi produktif,” tuturnya.
Inovasi dan Integritas: Para pejabat didorong menciptakan terobosan kreatif dan memberikan masukan membangun kepada pimpinan agar tidak terjadi kekeliruan dalam pengambilan keputusan.
Konsolidasi Internal dan Aset: Bupati menginstruksikan adaptasi cepat di tempat baru, penyusunan program kerja yang efisien, serta ketertiban dalam penggunaan dan serah terima aset daerah.
Pelayan Publik, Bukan Dilayani: Verna mengingatkan bahwa ASN adalah pelayan masyarakat. Pelayanan harus diberikan sepenuh hati sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang transparan.
“Laksanakan tata kelola keuangan daerah pada OPD masing-masing secara transparan, efektif, dan akuntabel demi mewujudkan good governance di Kabupaten Poso,” pungkasnya. SON

Opini Anda