MOROWALI UTARA — Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali Utara (Morut) melalui Wakil Bupati H. Djira K., S.Pd., M.Pd., didampingi Inspektur Daerah, menerima Tim Pemeriksa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah dalam rangka exit meeting audit, Rabu (18/10/2025).
Pertemuan tersebut membahas hasil Pemeriksaan Kepatuhan Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta Kehutanan atas kegiatan usaha pertambangan untuk Tahun Anggaran 2023 hingga Triwulan III 2025.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Morut ini berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Morowali Utara. Wakil Bupati Djira K. menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BPK RI atas pelaksanaan pemeriksaan yang profesional, berjalan baik, dan lancar.
“Kami sangat berterima kasih kepada Tim Pemeriksa BPK RI yang telah melaksanakan pemeriksaan ini dengan profesional,” ujar Wakil Bupati, menegaskan bahwa hasil pemeriksaan ini menjadi perhatian serius Bupati Morut Dr. dr. Delis J. Hehi, MARS, dan dirinya.
Di tempat yang sama, Ketua Tim Pemeriksa BPK RI, Esha Najitama, mengapresiasi dukungan dan kerja sama dari Pemerintah Kabupaten Morowali Utara dan instansi terkait selama proses audit.
“Terima kasih atas kerja sama, komunikasi, dan pemenuhan dokumen yang telah diberikan. Hal ini sangat membantu kelancaran pemeriksaan yang kami lakukan,” ungkap Esha Najitama.
Ia menjelaskan bahwa timnya telah menyelesaikan tugas pemeriksaan kepatuhan terkait lingkungan hidup dan kehutanan pada sektor pertambangan di Pemkab Morowali Utara.
Selain Wakil Bupati dan Inspektur Inspektorat Romel Tungka, S.Pt., exit meeting juga dihadiri oleh Kepala BPKAD Delfia Parentah, S.T., Kepala DLH Ir. Syarifudin, S.T., M.T., dan Sekretaris Dinas PUPR Alamsyah, S.T., M.T.
Sementara itu, Tim Pemeriksa BPK RI dipimpin oleh Esha Najitama selaku Ketua Tim, didampingi anggota tim yaitu Liyundira, Alvian, Putri Septika Silitonga, dan Rizal Tama.
Melalui exit meeting ini, diharapkan hasil pemeriksaan BPK dapat menjadi bahan evaluasi yang komprehensif bagi Pemerintah Daerah dalam mewujudkan tata kelola lingkungan, sekaligus memperkuat komitmen terhadap kepatuhan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di sektor pertambangan Morowali Utara.
Media Kominfo Morut

Opini Anda