POSO – Wakil Bupati Poso, Soeharto Kandar, resmi membuka pemusatan latihan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Poso Tahun 2026 di Lapangan Maroso Poso, Kamis (30/4/2026). Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya disiplin dan pembentukan karakter bagi para peserta.
Sebanyak 52 pelajar terpilih merupakan putra-putri terbaik dari berbagai sekolah di seluruh kecamatan se-Kabupaten Poso. Mereka berhasil lolos setelah menyisihkan kurang lebih 250 peserta melalui tujuh tahapan seleksi ketat.
”Terpilihnya kalian bukanlah sebuah kebetulan, melainkan hasil kerja keras, disiplin, semangat juang, serta doa orang tua. Kalian adalah generasi muda pilihan untuk mengemban tugas mulia mengibarkan Sang Saka Merah Putih,” ujar Soeharto Kandar dalam sambutannya.
Wakil Bupati menegaskan bahwa menjadi anggota Paskibraka tidak sekadar menguasai teknik baris-berbaris. Lebih dari itu, proses ini adalah sarana pembentukan ketangguhan mental dan jiwa patriotisme.
Selama 85 hari ke depan, para peserta akan menjalani latihan intensif yang dirancang untuk mengasah fisik sekaligus jiwa kepemimpinan.
”Latihan ini tidak mudah. Saya minta jadikan setiap tetes keringat sebagai bukti kecintaan kalian kepada bangsa dan daerah,” tambahnya.
Pesan untuk Peserta dan Pelatih
Selain aspek teknis, Soeharto menitipkan beberapa pesan penting kepada para calon Paskibraka:
- Menjaga kesehatan dan kekompakan tim selama masa karantina.
- Menghormati pelatih dan pembina.
- Menanamkan nilai nasionalisme dan semangat Sintuwu Maroso.
Ia juga meminta para pelatih agar membimbing peserta dengan dedikasi tinggi serta menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila. Harapannya, melalui proses ini akan lahir generasi muda Poso yang tangguh dan mampu menjadi teladan di lingkungannya masing-masing.
Kegiatan pembukaan ini turut dihadiri oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Poso, Markarma Lasimpala, beserta jajaran pelatih dan unsur terkait lainnya. SON

Opini Anda