MOROWALI UTARA – Kecamatan Mori Atas merayakan hari jadi yang ke-117 tahun pada Kamis (30/04/2026). Mengusung tema “Bersatu Mewujudkan Kecamatan Mori Atas yang MONTAMA (Maju, Tangguh, dan Mandiri)”, perayaan perdana secara resmi ini menjadi tonggak sejarah baru bagi masyarakat setempat.
Rangkaian peringatan diawali dengan ibadah syukur di Aula Kecamatan. Hadir dalam acara tersebut Bupati Morowali Utara, Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, Anggota DPD RI Febriayanti Hongkiriwang, S.Si., Apt, jajaran DPRD Morut, unsur TNI-Polri, serta tokoh adat dan masyarakat.
Menghargai Akar Sejarah
Salah satu momen khidmat dalam acara ini adalah pembacaan sejarah singkat berdirinya Kecamatan Mori Atas sejak tahun 1909 hingga 2026 oleh Ketua Adat Ensa, Adit Ponsedo, S.Pd. Kilas balik ini bertujuan mengingatkan generasi muda akan perjuangan para pendahulu dalam membangun fondasi daerah.
Bupati Delis dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang telah menggali sejarah Mori Atas.
“Saya bangga generasi muda kita tidak melupakan sejarah dan jasa para pendahulu yang telah meletakkan fondasi kuat di kecamatan ini. Biarlah momentum ini membuat kita lebih semangat membangun Mori Atas dan Kabupaten Morowali Utara yang kita cintai,” ujar Bupati Delis.
Capaian Prestasi di Tengah Tantangan
Bupati juga mengungkapkan bahwa kemajuan Mori Atas tidak lepas dari pertumbuhan Kabupaten Morowali Utara secara umum. Meski menghadapi tantangan ekonomi global dan dinamika anggaran, Morut tetap mencatatkan prestasi gemilang di tingkat nasional.
Terbaru, Pemkab Morut meraih penghargaan National Governance Awards 2026 dari Metro TV dalam kategori Top Regency in Strategic Mineral Downstreaming.
“Penghargaan ini adalah bukti keberhasilan kita dalam mendorong transformasi ekonomi melalui hilirisasi mineral strategis yang meningkatkan nilai tambah investasi dan daya saing daerah,” jelasnya.
Selain prestasi nasional, Bupati memaparkan data ekonomi terkini di mana pertumbuhan ekonomi Morut mencapai 23,94 persen dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2026 sebesar Rp4.408.209.
Inovasi Pelayanan Publik
Camat Mori Atas, Akron S. Tampake, S.Pd., menyatakan bahwa di usia yang ke-117 ini, pihaknya terus berinovasi terutama dalam pelayanan publik. Saat ini, 14 desa di Mori Atas telah menerapkan sistem layanan digital terintegrasi.
“Melalui sistem digital ini, pengurusan administrasi masyarakat kini jauh lebih efisien dan dapat diselesaikan hanya dalam waktu sekitar 10 menit,” ungkap Akron.
Optimisme Menuju Masyarakat Sejahtera
Senada dengan hal tersebut, Anggota DPD RI perwakilan Sulteng, Ny. Febriyanthi Hongkiriwang, memuji soliditas dan kolaborasi antarunsur di Mori Atas. Ia optimis visi daerah untuk mewujudkan masyarakat yang “Dua Kali Lebih Sehat, Cerdas, dan Sejahtera” dapat tercapai.
“Saya yakin Mori Atas bisa menjadi kecamatan yang MONTAMA karena ada kesamaan visi dari tingkat desa hingga kabupaten,” tutur Febriyanthi yang juga menjabat Ketua TP-PKK Morut tersebut.
Perayaan HUT ke-117 ini ditutup dengan penampilan berbagai tarian tradisional dan penandatanganan prasasti HUT perdana oleh Bupati Morowali Utara sebagai simbol tekad kolektif menuju masa depan yang lebih mandiri.**

Opini Anda