POSO – Guna memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif selama Bulan Suci Ramadan, Polres Poso mengintensifkan Operasi Pekat Tinombala 2026. Personel gabungan menyasar sejumlah rumah kos dan tempat hiburan malam di wilayah Poso Kota bersaudara, Selasa (24/02/2026) malam.
Operasi ini difokuskan pada pemberantasan penyakit masyarakat (pekat) seperti prostitusi, premanisme, peredaran minuman keras (miras), hingga penyalahgunaan narkotika.
Razia yang digelar secara mendadak tersebut menyisir titik-titik rawan di wilayah Poso Kota, Poso Kota Utara, dan Poso Kota Selatan. Tim di lapangan dipimpin langsung oleh KBO Sat Resnarkoba IPTU Risman A.M., S.H., di bawah kendali Kabag Ops Polres Poso AKP Sudji Hartono, S.H.
”Kami melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap identitas penghuni kos maupun pengunjung tempat hiburan. Langkah ini penting untuk memastikan tidak ada aktivitas yang melanggar hukum,” ujar AKP Sudji Hartono selaku Kasatgas Operasi Pekat Tinombala 2026.
AKP Sudji menegaskan bahwa operasi ini merupakan kombinasi langkah preventif dan represif. Tujuannya jelas: menekan potensi tindak pidana yang dapat mengganggu kekhusyukan umat Muslim dalam menjalankan ibadah puasa.
“Kegiatan ini adalah bagian dari upaya kami menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Kami ingin masyarakat Poso bisa beribadah dengan tenang tanpa gangguan kamtibmas,” tambahnya.
Sepanjang Ramadan 2026, Polres Poso berkomitmen meningkatkan intensitas patroli, terutama pada malam hari. Polisi juga meminta kerja sama masyarakat untuk:
- Menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing.
- Menghormati kesucian Bulan Ramadan.
- Melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan yang berpotensi melanggar hukum.
Operasi Pekat Tinombala 2026 diharapkan dapat menekan angka kriminalitas serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Poso secara berkelanjutan. SON

Opini Anda