POSO– Badan Gizi Nasional (BGN) bekali pelatihan Penjamah Makanan bagi 425 peserta berasal dari 13 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wilayah 2 Kabupaten Poso, Morowali dan Tojo Una-Una (Touna), Siuri Cottages Tentena, Sabtu 25 Oktober 2025.
Pelatihan SPPG ini, tak lain untuk memantapkan dengan mendatangkan pemateri terkait seperti Kepala Dinas Kesehatan Poso, BPOM Sulawesi Tengah, BPJS, Pangan dan Gizi dan
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Poso.


“Kami mendatangkan narasumber dari berbagai latar belakang untuk memberikan pelatihan terkait sanitasi, higienitas, keamanan pangan, pengawasan bahan pangan, hingga perlindungan kesejahteraan relawan SPPG,” jelas Rianto.
Sementara Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah 3 Rianto menekankan bahwa pelatihan ini merupakan upaya untuk memastikan skill dan keterampilan penjamah makanan.
“Ini adalah bentuk komitmen BGN untuk memastikan penerapan teknik pengelolaan dapur secara benar guna menjamin kualitas, higienitas dan keamanan pangan,” ungkapnya. .
Ia menjelaskan, pelatihan ini dilakukan secara serentak pada Sabtu, 25 Oktober 2025 oleh
Direktorat Penyediaan dan Penyaluran Wilayah 3 Badan Gizi Nasional menggelar pelatihan penjamah makanan bagi SPPG di 4 wilayah Provinsi Sulawesi Tengah.
“Kegiatan yang digelar di Kabupaten Banggai, Kabupaten Banggai Kepulauan, Kota Palu, dan Kota Poso, ” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya kualitas dan keamanan pangan dari bahan baku pengolahan hingga penyajian MBG dengan standar higienis dan gizi seimbang.
Ranto berharap kegiatan peningkatan kapasitas bagi penjamah makanan ini bisa dilakukan secara konsisten dan berkala, serta menyeluruh di seluruh Indonesia.
Hal ini diungkapkan Dzulfadhly selaku Kordinator Wilayah Poso, kegiatan seperti ini untuk meningkatkan kemampuan penjamah makanan dalam mengelola dapur secara higienis. Selain itu untuk memperkenalkan dasar-dasar pengelolaan makanan yang baik dan benar. SON

Opini Anda