𝐏𝐎𝐒𝐎𝐋𝐈𝐍𝐄.𝐂𝐎𝐌- Papua merupakan sebuah wilayah yang berada paling timur negara Indonesia dengan luas 890.000 km², ini merupakan pulau terbesar kedua di dunia setelah pulau Greenland di Denmark alam Papua terbilang sangat kaya bahkan salah satu tambang emas terbesar di dunia ada di sini.
Tambang emas Freeport di Papua mampu menghasilkan jutaan, tak hanya itu hutan Papua juga dihuni hewan-hewan langka dan eksotis salah satunya burung Cendrawasih yang dijuluki burung dari surga Pulau Papua dengan keanekaragaman alamnya yang masih alami ternyata menyimpan misteri yang sangat menakjubkan dengan ditemukannya sebuah tembok besar di dasar laut beberapa tahun lalu.
Penemuan yang masih misterius ini memang menyerupai dinding atau tembok sehingga orang-orang mendapatkannya sebagai Jayapura tembok misterius ini berada di laut Pasifik bagian utara Pulau Papua bangunan mirip benteng raksasa ini panjangnya mencapai 110 KM dan tingginya setinggi gunung yakni sekitar 1860 meter dengan lebar 2700 meter.
Penemuan Tembok Raksasa Papua ini tentu sangat menghebohkan mengingat tembok ini berada di dalam laut serta ukurannya yang sangat luar biasa bahkan gedung tertinggi di dunia yang dibangun di masa modern saja tidak setinggi tembok ini, jika melihat sejarah pada zaman es ribuan tahun yang lalu Pulau Papua jauh lebih besar daripada saat ini bagian selatannya masih terhubung dengan Benua Australia dan pesisir utaranya memiliki daratan yang lebih luas permukaan laut pada masa itu juga lebih dangkal Karena wilayah es di kutub utara dan kutub selatan belum banyak mencair seperti sekarang.
Menurut sejumlah pakar kemungkinan besar tembok tersebut benar-benar ada pada masa sebelum mencair sejumlah Daratan di bumi diketahui saling menyatu dan beberapa orang percaya bahwa tembok ini berhubungan dengan bangunan-bangunan kuno di dasar lautan namun sangat tidak mungkin bahwa bangunan seperti ini dibuat oleh peradaban manusia mengingat tinggi tembok yang mencapai 1.860 meter sedangkan bangunan modern tertinggi saat ini seperti menara Dubai hanya memiliki tinggi 828 meter.
Sayangnya tidak ada yang tahu siapa yang sebenarnya membangun tembok tersebut mengingat kehidupan masyarakat
pada masa lampau sangat tidak mungkin mereka bisa membangun sebuah tembok yang kokoh dengan keterbatasan peralatan jika memang benar ini sebuah tembok yang kokoh maka dibutuhkan usaha ekstra untuk membuat tetap berdiri tegak hingga sekarang. PL

Opini Anda