MORUT – Bupati Morowali Utara (MORUT) Delis J. Hehi membuka manasik haji yang diselenggarakan pemerintah daerah untuk mempersiapkan para jemaah calon haji mengikuti ibadah haji tahun 2023 di Tanah Suci.
Acara yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Morut di Kolonodale, Senin (22/5) itu diikuti 35 orang jemaah calon haji ditambah satu orang petugas haji daerah yang akan mengawal ke-35 calon haji itu dari Morut ke Tanah Suci hingga kembali lagi.
Bupati Delis meminta para jemaah mengikuti dengan baik manasik tersebut untuk mempelajari praktik-praktik beribadah serta hal-hal teknis lainnya agar seluruh bagian pelaksanaan ibadah mulai dari perjalanan pergi dan pulang serta peribadatan di Tanah Suci berjalan dengan lancar.
Kepala Bagian Kesra Morut Bahardin Sakaria, S.Ag, M.Pd.I, melaporkan bahwa tahun ini berjumlah 35 orang ditambah seorang tenaga pendamping dari bidang kesehatan.
Mereka akan diberangkatkan pada bulan Juni dengan pesawat terbang dari Bandara Maleo Morowali menuju Palu untuk bergabung dengan jemaah calon haji lainnya di Kota Palu sebelum diberangkatkan ke embarkasi Balikpapan.
“Namun di Kota Palu, jemaah calon haji asal Morut tidak menginap di asrama haji tetapi di penginapan terdekat dengan asrama haji,” ujar Bahardin dan menambahkan bahwa Pemda Morut juga menyiapkan uang saku bagi semua jemaah.
Jemaah calon haji asal Morut itu berasal dari Kecamatan Petasia Timur 14 orang, Petasia (11), Bungku Utara (4), Lembo (2), Mori Atas (2), Lembo Raya (1) dan Soyo jaya (1).
Selama tiga hari mengikuti manasik, para calon haji akan menerima materi dari pejabat Kantor Kemenag, majelis ulama, petugas kesehatan dan Pemda Morut. (RoMa/Ryo) MCDD

Opini Anda